Asril Tagih Janji Empat Mata Foke
Tunjukkan Basis Dukungan Gelar Apel Gebu Minang
Ketatnya persiangan menjadi Calon wakil gubernur (Cawagub) Fauzi Bowo membuat Asril Tanjung ketar ketir juga. Dukungan yang mengalir kepadanya, baik dari parpol maupun ormas masih membuatnya belum aman. Maklum, hingga kini Foke-panggilan Fauzi Bowo tak kunjung ’ menyapanya’.
Karena itu, Asril kembali meminta Fauzi Bowo memegang komitmen di antara mereka. Menurutnya, jauh sebelum bursa Cawagub di Pilkada DKI 2007 memanas, Asril yang berlatar belakang militer sudah diminta Foke mendampinginya jika mendapat tiket maju di Pilkada. “Sekitar enam bulan lalu, saya bertemu empat mata dengan Pak Fauzi Bowo. Dalam pertemuan itu, saya ditanya soal kesiapan menjadi wakil gubernur berpasangan dengan Pak Fauzi. Lillahi ta’ala, saya katakan siap. Tapi saya pun tanya soal keseriusannya memilih saya, apakah jadi atau tidak? Lantas Pak Foke menjawab iya (pilih Asril sebagai Cawagub, Red). Maka sejak itulah, saya maju dalam bursa Cawagub,” ungkap purnawirawn berpangkat terakhir mayor jenderal saat bertemu dengan pengurus DPC PPP se-Jakarta di bilangan Pramuka, Jakarta Timur, kemarin.
Sebelum terjadinya komitmen, lanjut Asril, sebenarnya dirinya didekat tiga Cagub. Yaitu Sarwono Kusumaatmadja, Agum Gumelar, dan terakhir Fauzi Bowo. “Waktu dengan Pak Sarwono, tidak sampai terjadi komitmen. Baru sebatas wacana. Sedangkan dengan Pak Agum, saya katakan, rasanya tidak mungkin kalau sama-sama dari militer. Kalau dengan Pak Fauzi Bowo terjadi dua kali pertemuan. Kalau pertemuan pertama masih didampingi masing-masing tim sukses, tapi pada pertemuan kedua barulah empat mata. Nah, sebagai militer, saya punya prinsip bukan salah dan benar, tapi iya apa tidak. Jadi ketika Pak Foke mengatakan, iya, maka itu menjadi janji dan janji adalah utang,” sindir Asril.
Sementara itu, Wakil ketua DPW PPP DKI Jakarta, Youke Marjon mengatakan, Foke pernah mengatakan kepada Koalisi Jakarta yang menjadi kendaraan politiknya maju sebagai Cagub bahwa kata kunci dalam memilih wakilnya adalah yang bisa memenangkan Pilkada. “Saya melihat Pak Asril ini punya potensi. Karena sebagai ketua Gebu Minang dan Ketua Masyarakat Sumatera Bersatu (MSB). Tapi supaya menjadi potensial, maka perlu dibuktikan secara konkret adanya bentuk dukungan basis suara itu,” tambah Youke.
Menanggapi itu, Asril mengatakan, Mei nanti bertepatan dengan ulang tahun MSB, rencananya akan berkumpul lebih dari 20 ribu orang Minang di Lapangan Sepakbola Rawamangun, Jakarta Timur. “Kami bukan mau show of force. Tapi pada acara apel kesetiaan dalam rangka HUT MSB akan hadir lebih 20 ribu warga Minang. Dengan kondisi itulah, kami berharap agar Pak Fauzi tidak meragukan basis suara yang bisa ikut menunjang pemenagan kami,” harap Asril yang juga mantan kepala staf Kostrad itu.
Di bagian lain, Asril mengatakan, peluangnya memang berat sebagai pendamping Foke. Karena Foke diusung banyak partai yang tergabung dalam Koalisi Jakarta. “Salah satu langkah dan strategi saya untuk bisa ada kebersamaan antara pilihannya Pak Fauzi dengan dari partai, maka saya pun mendekati partai-partai. Ini kan sudah sistemnya. Tanpa partai kita tidak bisa maju. Makanya, saya masuki semua partai,” pungkasnya. (ers/yus)