Politik & Pemilu
2 mnt baca • 5 pembaca

Golkar Ajukan Calon Alternatif untuk Pendamping Fauzi Bowo

Wardoyo, S.I.Kom.
Wardoyo, S.I.Kom. Ketua PWI Kabupaten Banyuasin - Periode 2025–2028
Selasa, 29 Mei 2007

Jakarta– Fauzi Bowo, kandidat kuat Gubernur DKI Jaka.jpgarta yang diusung partai politik anggota Koalisi Jakarta, memastikan pada Rabu (30/5) besok akan mengumumkan nama calon wakil gubernur (cawagub) pendampingnya.

Namun siapa cawagub yang dipilih Fauzi Bowo dari sekitar delapan nama yang sering disebut-sebut oleh kader partai politik dan diekspos di media massa, dia menolak menyebutkannya.

Bang Fauzi–panggilan akrab Fauzi Bowo–masih merahasiakan nama calon pendampingnya. “Finalisasi siapa nama cawagub masih akan saya bahas bersama unsur dewan pimpinan pusat (DPP) partai politik. Ya, saya minta masyarakat bersabar menunggu, tetapi Rabu besok akan saya umumkan,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menjawab pertanyaan wartawan, Senin (28/5).

Atasi Kebuntuan

Di tempat terpisah, Ketua DPD I Partai Golkar DKI Jakarta HM Ade Surapriatna BSc mengatakan, untuk mengatasi kebuntuan politik, dan demi menjaga keutuhan Koalisi Jakarta, diusulkan ada tiga nama perwira tinggi TNI aktif untuk menjadi cawagub mendampingi Fauzi Bowo dalam pertarungan perebutan kursi DKI 1-2 dalam pilkada langsung 8 Agustus mendatang.

“Kita khawatir koalisi ini pecah hanya karena masing-masing parpol ngotot mencalonkan kadernya menjadi cawagub. Golkar mengusulkan tiga nama di luar nama yang sudah diusulkan parpol. Tiga nama ini sebagai antisipasi jangan sampai ada kebuntuan di tubuh Koalisi Jakarta. Jangan ada yang kecewa karena jagonya tidak dipilih Fauzi Bowo. Menurut saya, harus ada win-win solution, memilih nama di luar cawagub yang diusung parpol,” ujar Ade Surapriatna yang juga Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Seperti diketahui, Golkar mengusung Mayjen (Purn) Djasri Marin, PDIP dan PPP menjagokan Mayjen (Purn) Slamet Kirbiantoro, dan Partai Demokrat mencalonkan Komjen (Purn) Nurfaizi. Dengan demikian, menurut salah seorang tim suksesnya, Fauzi Bowo sedang berpikir keras agar jangan sampai ada yang merasa dikalahkan.

Tiga nama yang diusulkan Golkar itu, menurut Ade Surapriatna, yakni Mayjen TNI Prijanto (mantan Kasdam Jaya dan Aster KSAD), Mayjen TNI Suharno Suratman (Kapuspen TNI), Mayjen TNI Hatta Syafrudin, perwira tinggi di Mabes TNI lulusan Akademi Militer tahun 1976.

Panwas Dilantik

Sementara itu, 35 orang anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 2007-2012 dilantik di depan rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (28/5).

Ade Surapriatna dan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Panwas Ilal Ferhard menegaskan, walaupun anggota Panwas sudah diambil sumpahnya, bila di kemudian hari ditemukan data-data baru bahwa anggota Panwas ternyata melanggar UU, maka yang bersangkutan akan diganti.

“Walaupun sudah dilantik, tetapi bila kemudian ditemukan data baru tentang anggota Panwas melanggar UU, maka yang bersangkutan akan diganti,” kata Ilal Ferhard. (Yon Parjiyono)

Bagikan Tulisan Ini:
Wardoyo, S.I.Kom.

Wardoyo, S.I.Kom.

Ketua PWI Kabupaten Banyuasin - Periode 2025–2028

SK PWI Pusat Nomor: 033/PP-PWI/XI/2025

Wartawan Utama Dewan Pers, Anggota DKP PWI Sumsel, dan pegiat advokasi jurnalisme di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kompetensi Pers: UKW Utama Dewan Pers
Dewan Kehormatan: DKP PWI Sumatera Selatan
Lihat Semua 320 Tulisan
Profil Penulis

Wardoyo, S.I.Kom. adalah Wartawan Tingkat Utama Dewan Pers dan Ketua PWI Banyuasin Periode 2025–2028. Seluruh tulisan ini merupakan arsip pemikiran dan dedikasi profesional.

Lihat Portofolio & Rekam Jejak

Kontak Pengurus PWI

Pilih kontak WhatsApp pengurus harian di bawah ini

Wardoyo, S.I.Kom
Wardoyo, S.I.Kom

KETUA PWI BANYUASIN

H. Gusra Yetri, SH
H. Gusra Yetri, SH

WAKIL KETUA PWI

Deni Arianto
Deni Arianto

SEKRETARIS PWI

Ridho Andi Sucipto, M.Pd
Ridho Andi Sucipto, M.Pd

BENDAHARA PWI