Komisi I, DPRD Sumsel Evaluasi KPU dan Bawaslu Program Kerja 2013
PALEMBANG, WS – Menjelang pemilihan umum 9 April 2014, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) akan memanggil penyelenggara pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel. Pemanggilan tersebut untuk mempertanyakan kesiapannya, dan untuk minta laporan evaluasi program kerja selama 2013 lalu.
“KPU bilang kurang dana dari APBN untuk sosialisasi Pileg, makanya kita panggil Kamis (6/2), dan juga mempertanyakan program 2013 lalu sekaligus resapan anggarannya,” kata ketua komis I DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah
Dia mengatakan, anggaran dana hibah untuk KPU dan Bawaslu cukup besar, sehingga ada mekanisme pengajuan dananya.
Apabila anggaran yang kurang memang urgen untuk mensukseskan Pileg, maka dewan akan membantu memperjuangkannya.
“Kita juga ingin tahu, ada sisa atau tidak penggunaan anggaran Pilgub kemarin, sekarang kurang untuk apa saja penyerapannya. Inikita harus tahu sebelum diusulkan ke Badan Penyelenggara Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),”jelasnya
Sebelumnya, Sekretaris KPU Sumsel, HM Daud mengaku KPU kekurangan dana untuk mendukung operasional KPU Sumsel dan kabupaten/kota. Juga buat monitoring persiapan dan pelaksanaan Pileg dan pemilu presiden.
“Total keperluan yang kami usulkan ke Gubernur Sumsel Rp 13 miliar,”tandasnya.
Selanjutnya, Daud, KPU Sumsel sudah mendapatkan dana sosialisasi dari APBN. Hanya, nilainya sangat minim dan masih kurang.
“Kami minta tambahan ke Pemerintah Provinsi,” tutupnya.