Ratusan Anggota DPR [Bakal] Mendapat Laptop
Liputan6.com, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali mengundang kontroversi. Kali ini terkait rencana pembagian komputer jinjing atau laptop dari Sekretariat Jenderal DPR RI kepada setiap anggota Dewan yang berjumlah 550 orang.
Aria Bima, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyatakan tak lagi membutuhkan karena sudah memiliki laptop. “Kalau sekarang ada pembagian laptop, untuk siapa. Karena asumsi laptop itu sebagai alat kerja tenaga ahli, kalau itu disetujui. Dan sampai sekarang belum disetujui. Mengapa staf ahlinya tak disetujui, laptop-nya muncul?” kata Aria di Jakarta, belum lama ini.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Boy M.W. Soul mengaku sangat membutuhkan laptop untuk membantu pekerjaannya. “Selama itu sesuai anggaran, bagus-bagus saja. Sebab anggota Dewan membutuhkan itu (laptop),” kata Boy.
Belakangan tersebar kabar para wakil rakyat akan mendapatkan jatah laptop seharga Rp 21 juta. Padahal, harga rata-rata komputer jinjing di pasaran berkisar Rp 14 juta.(BOG/Rahmat Supana dan Bondan Wicaksono)