Opini & Catatan
2 mnt baca • 2 pembaca

Harga Bandwidth Bisa Turun Sampai 40 Persen

Wardoyo, S.I.Kom.
Wardoyo, S.I.Kom. Ketua PWI Kabupaten Banyuasin - Periode 2025–2028
Selasa, 10 April 2007

Jakarta —Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Alexander Rusli mengatakan harga penggunaan pita lebar (broadband wireless access/BWA) dapat turun sampai 40 persen dalam satu sampai dua tahun mendatang.

“Harga bandwidth bisa turun harga sampai 40 persen satu sampai dua tahun lagi,” kata Alexander di Jakarta.

Alexander mengatakan, mahalnya tarif penggunaan pita lebar dikarenakan komponen internasional yang masih mahal dan masih sedikitnya pengelola BWA di Indonesia. “Pengelola masih sedikit, karena tidak ada alternatif. Sekarang yang ada Indosat, Telkomsel, dan lainnya,” ujar Alexander.

Sementara itu, Menkominfo Sofyan Djalil yang ditemui pada kesempatan yang sama mengatakan pihaknya ingin menciptakan iklim kompetisi tarif pita lebar dengan dibangunnya jaringan fiber optic di Indonesia.

“Kita ingin menciptakan kompetisi yang bagus kemudian dengan diperkenalkannya fiber optik ini. Semua itu akan membuat harga bandwidth cukup kompetitif,” kata Sofyan Djalil.

Menkominifo mengatakan dia telah mengeluarkan surat keputusan mengenai pemberian ijin labuh (landing right) untuk fiber optic internasional.

“Kita sudah teken SK kemarin untuk pemberian lagi landing right untuk fiber optic internasional, dan bulan-bulan Mei atau Juni sudah dimulai dimenangkan untuk Palaparing. Kalau Palaparing sudah selesai, maka bandwidth domestik akan sangat murah,” kata dia.

Apabila sudah terbangun jaringan fiber optic di seluruh Indonesia melalui program Palaparing, Sofyan mengharapkan tarif internet akan lebih murah. “Saya harap pengguna internet kita membayar tidak lebih mahal daripada konsumen di negara tetangga kita,” tambahnya.

Tetapi Menkominfo tidak menjelaskan lebih lanjut berapa tarif pita lebar bila nantinya akan turun.

“Kita berharap (tarif bandwidth) sampai standar internasional. Saya tidak bisa mengatakan berapa (turunnya harga bandwidth) yang penting harga kompetitif, harga murah, sehingga lebih banyak orang mendapatkan akses. Tapi semakin banyak orang mengakses harga bandwidth akan turun sendiri,” jelas Menkominfo.

Dia menjelaskan belum adanya kompetisi dalam penyedia dan masih terbatasnya bandwidth menjadi kendala untuk menurunkan harga bandwidth.

“Oleh sebab itu kita membuka lebih banyak pemain misalnya dengan memberikkan ijin bandwidth internasional supaya lebih banyak yang bermain. Kita juga sudah membuat kebijakan menentukan harga sewa bandwidth oleh perusahaan,” demikian Menkominfo. [EL, ward/ Ant]

Bagikan Tulisan Ini:
Wardoyo, S.I.Kom.

Wardoyo, S.I.Kom.

Ketua PWI Kabupaten Banyuasin - Periode 2025–2028

SK PWI Pusat Nomor: 033/PP-PWI/XI/2025

Wartawan Utama Dewan Pers, Anggota DKP PWI Sumsel, dan pegiat advokasi jurnalisme di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kompetensi Pers: UKW Utama Dewan Pers
Dewan Kehormatan: DKP PWI Sumatera Selatan
Lihat Semua 320 Tulisan
Profil Penulis

Wardoyo, S.I.Kom. adalah Wartawan Tingkat Utama Dewan Pers dan Ketua PWI Banyuasin Periode 2025–2028. Seluruh tulisan ini merupakan arsip pemikiran dan dedikasi profesional.

Lihat Portofolio & Rekam Jejak

Kontak Pengurus PWI

Pilih kontak WhatsApp pengurus harian di bawah ini

Wardoyo, S.I.Kom
Wardoyo, S.I.Kom

KETUA PWI BANYUASIN

H. Gusra Yetri, SH
H. Gusra Yetri, SH

WAKIL KETUA PWI

Deni Arianto
Deni Arianto

SEKRETARIS PWI

Ridho Andi Sucipto, M.Pd
Ridho Andi Sucipto, M.Pd

BENDAHARA PWI