Hukum & Keadilan
2 mnt baca • 7 pembaca

 Lepas Dari Kandang, Anjing K-9 Serang Warga dan Polisi

Wardoyo, S.I.Kom.
Wardoyo, S.I.Kom. Ketua PWI Kabupaten Banyuasin - Periode 2025–2028
Jumat, 10 April 2015

Anjing

Ilustrasi, Anjing Pelacak, K9

PALEMBANG, WP -Peristiwa lucu sekaligus menakutkan terjadi di Mapolda Sumsel. Seokor anjing dari Subdit K-9 Polda Sumsel, lepas dari genggaman anggota polri yang menjadi tuannya usai sholat Jumat di Majid Assa’adah Mapolda Sumsel, Jumat (10/4). Alhasil, anjing berbadan besar tersebut sempat mengejar warga dan anggota polisi.

Meski tidak ada korban yang tergigit dari serangannya, ulah anjing yang dilatih dalam bencana ini membuat warga termasuk polisi ketakutan dan menyelamatkan diri.

Kejadian ini bermula saat beberapa anggota K-9 Polda Sumsel tengah mengecek kondisi anjing yang ada di sangkarnya di halaman belakang. Anjing sempat dikeluarkan sebentar dari kandangnya. Tiba-tiba, anjing tersebut lepas dan berlari ke arah halaman depan Mapolda Sumsel, pos jaga dan sekitar masjid.

Secara kebetulan, di sekitar pos jaga banyak warga dan wartawan yang duduk-duduk santai. Anjing tersebut berlari kencang mengarah warga. Warga pun kompak masuk ke dalam pos jaga. Beruntung, anjing tersebut lari ke arah lain.
“Takutnya minta ampun, anjingnya mau nyerang gitu. Untung tadi masuk ke pos, jadi tidak diserang,” ungkap salah seorang warga, Nira (26).

Usai menyerang warga di pos jaga, anjing itu lari ke kerumunan anggota polisi yang baru saja sholat Jumat. Anggota pun lari kocar-kacir agar tidak mendapat serangan. Beruntung, anjing itu tidak sampai menyerang meski suara dengusannya terdengar kencang.

“Jangan lari, jangan lari,” teriak anggota K-9 Polda Sumsel mengingatkan rekan seprofesinya.

Kemudian, anjing ini berlari mengelilingi halaman Polda Sumsel. Sejumlah pegawai, anggota, dan staf yang tengah berada di luar ruangan langsung berlari ke dalam ruangan. Dari luar ruangan terlihat, sejumlah staf perempuan mengintip dari dalam ruangan melihat anjing berlari tanpa ada gonggongan.

Beruntung, anjing tidak keluar halaman. Pasalnya, pagar pintu masuk Mapolda Sumsel tengah terbuka lebar. Sekitar lima menit lepas, anjing tersebut pulang sendiri ke kandangnya dan suasana di Polda Sumsel kembali aman.

Salah seorang anggota K-9 Polda Sumsel menjelaskan, anjing tersebut keluar kandang lantaran kaget mendengar suara keras dari benda yang terjatuh di dekatnya. Peristiwa ini tidak pernah terjadi sebelumnya.

“Tidak sengaja, tadi terlepas karena terkejut suara papan jatuh,” ujarnya. (Erwan-Wardoyo)

Bagikan Tulisan Ini:
Wardoyo, S.I.Kom.

Wardoyo, S.I.Kom.

Ketua PWI Kabupaten Banyuasin - Periode 2025–2028

SK PWI Pusat Nomor: 033/PP-PWI/XI/2025

Wartawan Utama Dewan Pers, Anggota DKP PWI Sumsel, dan pegiat advokasi jurnalisme di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kompetensi Pers: UKW Utama Dewan Pers
Dewan Kehormatan: DKP PWI Sumatera Selatan
Lihat Semua 320 Tulisan
Profil Penulis

Wardoyo, S.I.Kom. adalah Wartawan Tingkat Utama Dewan Pers dan Ketua PWI Banyuasin Periode 2025–2028. Seluruh tulisan ini merupakan arsip pemikiran dan dedikasi profesional.

Lihat Portofolio & Rekam Jejak

Kontak Pengurus PWI

Pilih kontak WhatsApp pengurus harian di bawah ini

Wardoyo, S.I.Kom
Wardoyo, S.I.Kom

KETUA PWI BANYUASIN

H. Gusra Yetri, SH
H. Gusra Yetri, SH

WAKIL KETUA PWI

Deni Arianto
Deni Arianto

SEKRETARIS PWI

Ridho Andi Sucipto, M.Pd
Ridho Andi Sucipto, M.Pd

BENDAHARA PWI