PPP dan PDIP Cenderung Pilih Slamet
JAKARTA PUSAT(SINDO) – Dua partai pendukung Fauzi Bowo, PPP dan PDIP, cenderung memilih Slamet Kirbiyantoro sebagai pendamping Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, sebagai cawagub.
Pertimbangannya, Slamet yang berasal dari militer diperlukan untuk menjaga keamanan Ibu Kota. ”Saya cenderung dengan figur militer untuk cawagub pendamping Foke. Saat ini kami sedang menggodok nama Slamet Kirbiantoro dan beberapa figur militer lainnya,” ujar Ketua DPW PPP DKI Jakarta Chudlary Syafi?i Hadzami,kemarin.
Anggota DPR ini menjelaskan, proses penggodokan figur cawagub di partai berlambang Kakbah ini dilakukan melalui mekanisme musyawarah kerja wilayah. Selanjutnya, nama yang terpilih akan disodorkan ke dewan pimpinan pusat. ”Setelah dibahas melalui mekanisme tersebut, baru kita tawarkan ke koalisi parpol pendukung Foke,” terangnya. Sementara itu, Sekretaris DPD DKI Jakarta PDIP Eriko Sotarduga mengaku sedang mengkaji figur cawagub yang sudah mendaftarkan diri.
”Cagub dan cawagub itu harus ada kecocokan supaya dalam perjalanannya nanti akan berjalan dengan selaras,” katanya. Terkait dengan adanya wacana figur dari kalangan militer untuk dipasangkan dengan cagub yang diusung koalisi partai besar, Eriko sepakat dengan wacana tersebut. ”Wajar-wajar saja kalau warga menghendaki keamanan di Ibu Kota tetap stabil,” tuturnya. Kendati demikian, figur cawagub yang akan mendampingi Fauzi Bowo perlu dipertimbangkan atas dasar kemampuan dan popularitasnya di hadapan publik serta mampu bekerja sama dengan cagub.
”Kerja sama yang baik antara cagub dan cawagub memang sangat penting.Tujuannya supaya pemerintahan berjalan efektif,” tambahnya. Di bagian lain, Partai Demokrat mengaku tidak akan mempersoalkan jatah cawagub. Pasalnya, mereka menyerahkan seluruhnya kepada Foke untuk menentukan sendiri pendampingnya.
”Masalah cawagub, kami menyerahkan seutuhnya kepada Foke. Kebijakan tersebut merupakan perintah dari DPP yang tidak bisa ditawar lagi,” ujar Ketua Bappilu DPW Partai Demokrat DKI Jakarta Deni Taloga. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta ini mengatakan, DPP telah mengeluarkan instruksi agar tidak memperebutkan cawagub yang akan disandingkan dengan Foke. ”Masalah Ferial (Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta), berdasarkan perintah DPP tidak akan dipasang untuk posisi cawagub,” tandasnya. (mohammad yamin)