Presiden PKS: Rombak Tim Ekonomi dalam Kabinet SBY
Jakarta-RoL– Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring menegaskan tim ekonomi dalam Kabinet Indoensia Bersatu harus dirombak jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan perombakan kabinet.
“Silahkan resuffle, asal ada solusi dari masalah yang dihadapi bangsa ini. Kalau saya ditanya siapa yang harus diganti, jawabannya ya tim ekonomi,” katanya di Jakarta, Minggu.
Tifatul mengatakan tim ekonomi dalam kabinet pimpinan SBY belum mampu menyelesaikan masalah di sektor riil yang tidak bergerak.
“Sudah tiga tahun tim ini berjalan tapi tidak mampu memberi solusi pada maslaah, kemiskinan justru yang terjadi sekarang,” katanya.
Menurut Tifatul, anggota tim ekonomi dalam kabinet SBY yang seharusnya diganti beberapa diantaranya Boediono, Sri Mulyani, Mari Elka Pangestu, Fahmi Idris, dan Surya Dharma Ali.
“Bisa diganti tapi bisa juga kombinasinya diubah,” ujarnya.
Perombakan kabinet, lanjutnya, juga harus mempertimbangkan kompetensi seseorang, bukan atas dasar pesanan dari parpol tertentu.
“Semua orang juga tahu parpol mana yang terus mendorong Presiden untuk melakukan perombakan, karena itu saya tegaskan SBY berhak melakukan perombakan asal jangan atas desakan parpol. Evaluasi harus dilakukan secara obyektif,” tambahnya.
Sebelumnya, tentang kemungkinan dilakukan ‘reshuffle’, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan bisa saja seorang menteri tidak dapat melanjutkan jabatannya karena kapabilitasnya, tidak memiliki kemampuan kerja sama yang baik, tetapi orang yang tepat tidak berada dalam posisi yang tepat.
Ditambahkannya, dalam melakukan perombakan kabinet dirinya akan melakukan pembicaraan dengan partai politik, terutama jika menteri yang akan diganti berasal dari salah satu partai politik.
“Saya juga akan mengkonsultasikannya dengan wakil presiden meski nantinya tetap saya yang akan menentukan,” ujar Yudhoyono.
Ketika ditanya apakah reshuffle akan dilakukan dalam waktu dekat, Presiden mengatakan, dirinya tidak akan pernah mengatakan apakah perombakan akan dilakuan dalam waktu dekat, namun ia kembali menegaskan jika ada perombakan kabinet, hal itu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja kabinet. (antara
abi)