Politik & Pemilu
2 mnt baca • 2 pembaca

Rebutan Cawagub Makin Seru

Wardoyo, S.I.Kom.
Wardoyo, S.I.Kom. Ketua PWI Kabupaten Banyuasin - Periode 2025–2028
Minggu, 29 April 2007

Jakarta– Bursa calon wakil gubernur (cawagub) di internal Koalisi Jakarta makin terasa. Sejumlah partai anggota Koalisi Jakarta terlihat mulai gerah dengan manuver Partai Golkar yang cenderung mendukung satu kandidat cawagub, Djasri Marin.

Pemicunya adalah pernyataan Sekretaris Korwil V DPP Partai Golkar Yasril Ananta Baharuddin yang mengungkapkan adanya kesepahaman lintas partai, bahwa kandidat cawagub yang akan didukung Koalisi Jakarta adalah figur non-partisan dan bukan pengurus salah satu partai. Lontaran Yasril itu kontan mengundang reaksi dari Partai Demokrat (PD) yang getol mengusung Ketua DPD-nya, Ferrial Sofyan.

Wakil Ketua DPD Partai Demokrat DKI Berlin Hutajulu menganggap, pernyataan yang dilemparkan Yasril itu adalah upaya untuk menjegal pencalonan Ferrial Sofyan. “Dari mana rumusannya, kok bisa menempatkan Djasri lebih baik daripada Ferrial. Mereka sama baiknya, sama-sama jenderal bintang dua, sama-sama dari Padang. Jadi, tidak perlu Golkar melakukan manuver macam-macam,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, jika Golkar tetap ngotot mengusulkan persyaratan kandidat cawagub bukan dari orang parpol, Partai Demokrat akan mengusulkan penentukan cawagub Fauzi berdasarkan perolehan kursi. Sehingga, partailah yang paling berhak mengisi kursi cawagub.

Dihubungi terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Ferrial Sofyan tetap bersemangat. Dia menyatakan siap berduet dengan Fauzi Bowo jika mendapat support penuh dari kader partai. “Semua partai boleh berwacana, bisa berkomentar apa saja. Silakan. Saya tidak terlalu risau. Kalau partai masih ingin mengajukan nama saya, saya tetap akan maju,” katanya.

Ferrial menyebutkan, sampai saat ini belum ada kesepahaman, apalagi kesepakatan, lintas parpol anggota Koalisi Jakarta tentang kriteria cawagub harus non-partisan. “Saya belum mendengar (kesepahaman seperti) itu,” tampiknya.

Pernyataan senada dilontarkan oleh Sekretaris DPW PPP DKI Ridho Kamalludin. Dia menegaskan, Koalisi Jakarta belum pernah menentukan kriteria-kriteria untuk cawagub yang akan mendampingi Fauzi Bowo. “Yang sudah pernah kita sepakati, posisi cawagub nanti akan ditentukan bersama-sama. Jadi kalau ada pengurus parpol dari koalisi besar menyebut Koalisi Jakarta menolak kandidat dari pengurus parpol, itu tidak benar,” tandasnya.

Jika tidak diselesaikan, silang pendapat bisa saja semakin memanas dan berujung pada perpecahan Koalisi Jakarta. Namun, Ferrial tak khawatir, hal itu akan mengganggu soliditas koalisi. “Tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Ini adalah proses politik biasa dalam demokrasi. Yang penting sama-sama fair,” pungkasnya. (yus)

Bagikan Tulisan Ini:
Wardoyo, S.I.Kom.

Wardoyo, S.I.Kom.

Ketua PWI Kabupaten Banyuasin - Periode 2025–2028

SK PWI Pusat Nomor: 033/PP-PWI/XI/2025

Wartawan Utama Dewan Pers, Anggota DKP PWI Sumsel, dan pegiat advokasi jurnalisme di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Kompetensi Pers: UKW Utama Dewan Pers
Dewan Kehormatan: DKP PWI Sumatera Selatan
Lihat Semua 320 Tulisan
Profil Penulis

Wardoyo, S.I.Kom. adalah Wartawan Tingkat Utama Dewan Pers dan Ketua PWI Banyuasin Periode 2025–2028. Seluruh tulisan ini merupakan arsip pemikiran dan dedikasi profesional.

Lihat Portofolio & Rekam Jejak

Kontak Pengurus PWI

Pilih kontak WhatsApp pengurus harian di bawah ini

Wardoyo, S.I.Kom
Wardoyo, S.I.Kom

KETUA PWI BANYUASIN

H. Gusra Yetri, SH
H. Gusra Yetri, SH

WAKIL KETUA PWI

Deni Arianto
Deni Arianto

SEKRETARIS PWI

Ridho Andi Sucipto, M.Pd
Ridho Andi Sucipto, M.Pd

BENDAHARA PWI